Wednesday, April 22, 2026

Mengapa ada negara yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri?

 Mengapa ada negara yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri?



Tidak semua negara di dunia mampu memenuhi seluruh kebutuhannya secara mandiri. Kondisi ini bukan semata-mata karena kekurangan, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, seperti sumber daya alam, letak geografis, hingga kemampuan teknologi yang dimiliki.

Salah satu penyebab utama adalah perbedaan sumber daya alam. Setiap negara memiliki kekayaan alam yang berbeda-beda. Ada negara yang kaya akan minyak bumi, namun minim lahan pertanian, sementara negara lain memiliki tanah yang subur tetapi tidak memiliki sumber energi tertentu. Akibatnya, negara-negara tersebut perlu melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan yang tidak dapat diproduksi sendiri.

Selain itu, faktor geografis dan iklim juga sangat berpengaruh. Negara yang beriklim tropis dapat menghasilkan komoditas seperti kopi, karet, dan kelapa sawit, sedangkan negara beriklim dingin lebih cocok untuk tanaman seperti gandum. Perbedaan ini menyebabkan setiap negara memiliki keterbatasan dalam memproduksi jenis barang tertentu.

Keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi juga menjadi faktor penting. Negara yang belum memiliki teknologi maju atau tenaga kerja terampil mungkin tidak mampu mengolah sumber daya yang tersedia secara maksimal. Akibatnya, mereka masih bergantung pada negara lain untuk mendapatkan barang jadi atau teknologi yang dibutuhkan.

Di sisi lain, jumlah penduduk yang besar juga dapat memengaruhi kemampuan suatu negara dalam memenuhi kebutuhan. Semakin banyak penduduk, semakin tinggi pula permintaan terhadap barang dan jasa. Jika produksi dalam negeri tidak mampu mengimbangi kebutuhan tersebut, maka impor menjadi solusi yang tidak terhindarkan.

Menariknya, tidak semua ketergantungan pada negara lain bersifat negatif. Dalam sistem perdagangan internasional, terdapat konsep spesialisasi, yaitu ketika suatu negara fokus memproduksi barang yang paling efisien untuk dihasilkan. Dengan cara ini, negara dapat menghemat biaya produksi dan memperoleh keuntungan lebih besar, lalu menukarnya dengan barang lain melalui perdagangan.

Dengan demikian, ketidakmampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhannya sendiri merupakan hal yang wajar. Justru, kondisi ini mendorong terjadinya kerja sama antarnegara yang saling menguntungkan dan memperkuat hubungan ekonomi global.

Lantas, solusi apa yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut?

Untuk mengatasi ketidakmampuan suatu negara dalam memenuhi kebutuhannya sendiri, diperlukan berbagai upaya yang terencana dan berkelanjutan. Solusi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi dalam negeri, tetapi juga pada penguatan kerja sama dengan negara lain.

Salah satu solusi utama adalah mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam. Negara perlu mengelola kekayaan alamnya secara lebih efektif dan berkelanjutan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pengelolaan, mengurangi pemborosan, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi langkah penting. Pendidikan dan pelatihan yang baik akan menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan inovatif. Dengan demikian, masyarakat mampu mengolah sumber daya yang ada menjadi produk yang bernilai tinggi dan tidak hanya bergantung pada bahan mentah.

Pengembangan teknologi dan industri juga menjadi kunci dalam mengatasi permasalahan ini. Dengan teknologi yang lebih maju, proses produksi menjadi lebih efisien dan mampu menghasilkan barang dalam jumlah besar dengan kualitas yang lebih baik. Negara dapat berinvestasi dalam riset dan inovasi untuk mendukung perkembangan ini.

Di sisi lain, memperkuat kerja sama internasional tetap diperlukan. Tidak semua kebutuhan harus dipenuhi secara mandiri. Melalui perdagangan yang sehat dan adil, negara dapat memperoleh barang yang sulit diproduksi sendiri, sekaligus mengekspor kelebihan produksi yang dimiliki.

Terakhir, menerapkan strategi spesialisasi juga dapat menjadi solusi yang efektif. Negara sebaiknya fokus pada sektor yang paling unggul dan efisien untuk dikembangkan. Dengan begitu, negara dapat meningkatkan daya saing di pasar global sekaligus memperoleh keuntungan ekonomi yang lebih besar.

Dengan menerapkan berbagai solusi tersebut secara seimbang, negara dapat mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar sekaligus memperkuat kemandirian ekonominya tanpa harus mengabaikan pentingnya kerja sama global.

Sebagai penutup, dapat disimpulkan bahwa ketidakmampuan suatu negara dalam memenuhi kebutuhannya sendiri merupakan hal yang wajar karena adanya perbedaan sumber daya, kondisi alam, dan tingkat perkembangan masing-masing negara. Namun, melalui pengelolaan sumber daya yang optimal, peningkatan kualitas manusia, serta pemanfaatan teknologi dan kerja sama internasional, negara dapat mengurangi ketergantungan tersebut secara bertahap. Dengan langkah yang tepat dan berkelanjutan, setiap negara memiliki peluang untuk menjadi lebih mandiri sekaligus tetap berperan aktif dalam hubungan ekonomi global.

-Kaila Fathia Khairani 8A



Thursday, November 13, 2025

MY PROFILE

 PROFILE



Nama Lengkap: Kaila Fathia Khairani
Alamat: Griya Metropolitan Blok F3
Instagram: @mykharin_
E-Mail: kailasmpjaya@gmail.com
Alumni:
TK: TKIT Al-Ikhwan Jakarta Timur
SD: SDIT Al-Izzah Pekayon

Prestasi:
1). Sertifikasi Al-Qur'an Juz 30 predikat Mumtaz (Tahun 2023)
2). Sertifikasi Al-Qur'an Juz 29 predikat Jayyid Jidan (Tahun 2023)
3). Sertifikasi Al-Qur'an Juz 28 Predikat (Tahun 2024)
4). Sertifikasi Al-Qur'an juz 27 Predikat (Tahun 2024)
5). Sertifikasi Al-Quran Juz 30, 29, 28, 27 (Tahun 2024)
5). Peserta terbaik Tahfidz Angkatan 19 SDIT Al-Izzah (Tahun 2024)
6). Peserta Terbaik Al-Izzah Student Camp (Tahun 2024)
7). Peserta Terbaik Munaqosah Juz 28 SMP Jaya Bekasi (Tahun 2024)
8). Juara 2 Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD/Sederajat (Tahun 2024)
9). Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Islam Tingkat SD/Sederajat (Tahun 2023)
10). Juara Harapan 1 Lomba Tahfidz Al-Qur'an SDIT Al-Izzah (Tahun 2023)
11). Juara Harapan 1 Cerdas Cermat Tingkat SD/Sederajat pada Alchemist 14 (Tahun 2023)
12). Menyelesaikan Hafalan Al-Qur'an Juz 26,25, dan 24 (Tahun 2025)


10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 Berdasarkan Kajian Sejarah dan Keteladanan

 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan keterangan pers usai upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Senin, 10 November 2025 (Foto: BPMI Setpres)


Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan sepuluh tokoh sebagai Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025. Hal tersebut disampaikan Fadli dalam keterangan pers usai upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, pada Senin, 10 November 2025.

“Presiden telah menetapkan 10 pahlawan nasional yang kita sudah ketahui nama-nama pahlawan nasional, yaitu Bapak Abdurrahman Wahid, Bapak Jenderal H.M. Soeharto, Ibu Marsinah, Bapak Mochtar Kusumaatmadja, Sayyiduna Kholil Bangkalan, Sultan ke-16 Dompu, Sultan Tidore ke-37, lalu Tuan Saragih, dan juga Rahmah El Yunusiyyah, dan juga Bapak Sarwo Edhie,” ujar Fadli Zon.

Dan berikut adalah Biodata dan Perjuangan singkat masing-masing 10 Pahlwan Nasional 2025.



Nama: Abdurrahman Wahid
Tempat Tanggal Lahir: 7 September 1940
Wafat: 30 Desember 2009

Perjuangan: Abdurrahman Wahid berperan penting dalam mencabut larangan perayaan Tahun Baru Imlek. Wahid juga menjadikan Konfusianisme sebagai agama resmi keenam di Indonesia pada tahun 2000 dan melindungi hak-hak minoritas di Indonesia.





Nama: Ibu Marsinah
Tempat Tanggal Lahir: 10 April 1969
Wafat: 8 Mei 1993

PerjuanganPerjuangan Marsinah adalah protes perempuan terhadap kapitalisme. Marsinah juga adalah simbol perjuangan kelas pekerja di tanah air kita, seorang perempuan militan yang gigih menentang otoritarianisme walaupun harus membayar perjuangannya dengan nyawa.





Nama: Soeharto
Tempat Tanggal Lahir: Bantul, 8 Juni 1921
Wafat: Jakarta, 27 Januari 2008

PerjuanganSelama sebagian besar masa kepresidenannya, Indonesia mengalami industrialisasi yang pesat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan (dengan PDB tumbuh sekitar 7% per tahun), peningkatan pendidikan, dan kebangkitan kewirausahaan dalam negeri, perkembangan yang menyebabkan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menobatkannya sebagai "Bapak Pembangunan" 




Nama: Mochtar Kusumaatdja
Tempat Tanggal Lahir: Batavia, 17 Febuari 1929
Wafat: Jakarta, 6 Juni 2021

PerjuanganPerjuangan utama Mochtar Kusumaatmadja adalah memperjuangkan pengakuan internasional terhadap Indonesia sebagai negara kepulauan melalui konsep "Wawasan Nusantara".






Nama: Sarwo Edhie Wibowo
Tempat Tanggal Lahir: Purworejo, 25 Juli 1925
Wafat: Jakarta, 9 November 1989

PerjuanganSarwo Edhie mempunyai peran penting dalam menggagalkan rencana kup yang dikenal sebagai peristiwa G30S PKI dan berhasil melambangkan namanya sebagai orang yang berjasa bagi negara. Namun, setelah peristiwa tersebut beredar kabar bahwa Sarwo Edhie akan menggulingkan Soeharto.


Nama: Sultan Muhammad Salahuddin (sultan ke-16 Dompu)
Tempat Tanggal Lahir; Bima, 14 Juli 1889
Wafat; 14 Juli 1951

PerjuanganSultan Muhammad Salahuddin dengan segala usahanya berhasil memerdekakan Bima dari penjajah, mendirikan Lembaga pendidikan dan memperkuat pemahaman agama Islam. 





Nama: Rahmah el Yunusiyyah
Tempat Tanggal Lahir: Padang Panjang, 20 Desember 1900
Wafat: 26 Febuari 1969

Perjuangan: Selain mendirikan Perguruan Diniyah Puteri, Rahmah juga mendirikan Perserikatan Guru-Guru Putri Islam di Bukittinggi. Beliau juga aktif dalam pergerakan menentang penindasan penjajah Belanda. Rahmah pun mendirikan Taman Bacaan Khuttub Khannah agar perempuan bisa meningkatkan literasi.

Nama: Sultan Abidin Syah Alting (Sultan Tidore ke-26)
Tempat Tanggal Lahir: Pulau Tidore, 15 Agustus 1912
Wafat: Maluku, 4 Juli 1967

Perjuangan: Pada masa kepemimpinannya, ia memainkan peran penting dalam menjaga kedaulatan Indonesia di kawasan timur, terutama dalam proses integrasi Irian Barat ke dalam NKRI. Dalam jabatannya, ia turut berperan dalam Operasi Mandala (Trikora) untuk pembebasan Irian Barat dari kekuasaan Belanda.




Nama: Sayyidul Kholil Bangkalan
Tempat Tanggal LahirBangkalan, 25 Mei 1835 
Wafat: Bangkalan 1925

Perjuangan Beliau menyebarkan ajaran agama islam dengan pendekatan tasawuf hingga berhasil membentuk generasi-generasi muslim tersohor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kiai Kholil mengambil peranan penting dalam perkembangan tasawuf di Indonesia.




Nama: Tuan Rondahaim Saragih Garingging
Tempat Tanggal Lahir: Sumatera Utara, 1828
Wafat: Rumah Bolon, Juli 1901

PerjuanganRondahaim memperkuat wilayah kekuasaannya dan menolak penaklukan oleh pemerintah kolonial Belanda di wilayah Simalungun dan sekitarnya.



Wednesday, October 29, 2025

Berita Budaya

Menbud: Indonesia miliki keragaman peradaban yang jadi warisan dunia




Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyoroti kekayaan sejarah dan budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia dan keragaman peradaban.

“Indonesia menjadi rumah bagi lebih dari 1.340 kelompok etnis yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau, serta penjaga 718 bahasa, sekitar 10 persen dari warisan linguistik dunia. Lebih dari sekadar biodiversitas, ini adalah keragaman peradaban yang terdiri dari sistem pengetahuan, ritual, epos lisan, pengelolaan air dan tanah, garis keturunan seni, dan tradisi maritim. Di sini kita dapat menelusuri jejak kehidupan manusia sepanjang milenium, bahkan jutaan tahun," kata Menbud dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Disamping itu, saat menghadiri UISPP Inter-Regional Conference 2025, Menbud menyampaikan rencana repatriasi fosil Pithecanthropus Erectus yang ditemukan oleh Eugène Dubois 135 tahun yang lalu di tepi Sungai Bengawan Solo yang menjadi tonggak sejarah bangsa Indonesia dalam mengembalikan hak dan kedaulatan budaya nasional.

“Lebih dari 50 persen fosil Homo erectus dunia ditemukan Indonesia. Namun selama lebih dari satu abad, dunia membahas asal-usul manusia menggunakan fosil itu, sementara sebagian besar masyarakat Indonesia tidak dapat melihatnya di tanah air. Era itu berakhir sekarang. Bulan lalu, Kementerian Kebudayaan berhasil memulangkan Dubois Collection dari Belanda sebanyak 28.131 fosil beserta catatan kontekstual dari Jawa dan Sumatra. Ini merupakan tonggak sejarah bagi kita, sebuah tindakan keadilan
restoratif dan rekonsiliasi historis.” tuturnya.

Baca juga: Menbud: Kuasai banyak bahasa mampu permudah pahami kekayaan negara

Selain fosil, Menbud turut menyampaikan bahwa Indonesia memiliki gua-gua prasejarah yang
menyimpan narasi kontinu tentang asal-usul manusia, adaptasi, dan kreativitas.

“Indonesia juga memiliki lukisan naratif tertua dunia berusia 51.200 tahun yang ditemukan di Gua Leang Karampuang, Maros, Sulawesi Selatan.Di Sumatra Barat, terdapat Gua Lida Ajer yang menunjukkan Homo Sapiens hidup di hutan hujan tropis lebih dari 60.000 tahun yang lalu. Di Gua Harimau, Sumatera Selatan, terdapat urutan budaya dari sekitar 22.000 tahun yang lalu hingga Zaman Logam awal. Di Kalimantan Timur dan Sulawesi Tenggara juga terdapat gua-gua karst yang menyimpan ribuan piktograf tentang berburu, menari, ritual, serta penggambaran aktivitas pelaut Austronesia yang kemudian membentuk Asia Tenggara dan Indo-Pasifik,” ucap Menbud.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang begitu
cepat, masa depan warisan budaya Indonesia sangat bergantung pada upaya pelestarian, pemanfaatan, dan pengembangan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Fadli turut menegaskan komitmen Indonesia dalam memajukan budaya, sesuai amanat konstitusi UUD 1945 pasal 32 ayat 1 yang mewajibkan negara untuk memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia serta berkomitmen membangun identitas Indonesia dan menempatkan bangsa ini sebagai World Capital of Culture melalui pelindungan dan revitalisasi warisan budaya, pengembangan, pemanfaatan, dan pemberdayaan budaya serta diplomasi, promosi, dan kerja sama budaya.

Menbud juga menyerukan agar komunitas UISPP dan para peserta yang hadir untuk dapat bersinergi dalam membangun kebudayaan bersama, khususnya Indonesia.



Berita Sosial

 

Kronologi Atap Ponpes di Situbondo Ambruk, Seorang Santri Meninggal




ATAP Asrama putri Pondok Pesantren (Ponpes) Syalafiah Syafi'iyyah Syekh Abdul Qodir Jaelani di Situbondo, Jawa Timur ambruk pada Rabu, 29 Oktober 2025. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan kejadian itu terjadi Rabu dini hari.

“Sekitar pukul 01.00 WIB, terjadi robohnya atap bangunan asrama putri,” ucap Gatot kepada Tempo Rabu, 29 Oktober 2025.

Menurut Gatot, penyebab atap ponpes itu ambruk lantaran terjadi hujan lebat disertai dengan angin kencang. Serta adanya keretakan pada beberapa bagian bangunan akibat gempa bumi berkekuatan 5,7 SR yang terjadi pada 25 September lalu.

Satu orang santri dilaporkan meninggal dalam insiden tersebut. Gatot mengonfirmasi identitas korban bernama Putri Hemilia Oktaviantika, 13 tahun, asal Besuki, Situbondo. BPBD Jawa Timur dan BPBD Situbondo masih melakukan penilaian dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan.

Sementara itu, kronologi lebih rinci disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jaelani, Kiai Muhammad Hasan Nailul Ilmi. Hasan mengatakan bahwa ambruknya salah satu atap asrama itu terjadi saat 19 orang santri sedang beristirahat di kamar pondok.

Saat kejadian terdengar suara gemuruh sesaat setelah hujan deras disertai angin. "Sekitar pukul 01.00 WIB terdengar suara keras, dan yang ambruk itu bagian atapnya, sementara tembok masih utuh," kata dia sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu, 29 Oktober 2025.

Dari 19 santriwati yang berada di lokasi, 14 orang diantaranya mengalami luka ringan, empat orang dirawat di rumah sakit dan satu orang meninggal.

Kepolisian Resor Situbondo masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab ambruknya atap bangunan asrama putri itu. Kapolres Situbondo Ajun Komisaris Besar Rezi Dharmawan menduga penyebab sementara karena cuaca.

Ia menyampaikan di lokasi kejadian polisi juga telah memasang garis polisi. Selain melakukan olah TKP, polisi berkoordinasi dengan pihak pondok pesantren, Kementerian Agama setempat dan instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan korban serta keamanan bangunan.

Sampai saat ini, katanya, semua korban santri putri telah mendapat penanganan dengan baik, sementara korban meninggal dunia sudah dimakamkan dan pihak keluarga menerima dengan ikhlas. "Saat ini fokus kami memastikan situasi aman dan proses penanganan berjalan baik," kata Rezi.

Berita Pendidikan

 Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025 Dibuka, Apa Saja Syaratnya?


Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025. Beasiswa ini dikhususkan untuk mahasiswa aktif asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di delapan negara Timur Tengah, yaitu Libya, Maroko, Mesir, Suriah, Tunisia, Turki, Yaman, dan Yordania.

Sekretaris UtamaBAZNAS RI, H.SubhanCholid, menyampaikan program ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"BAZNAS hadir untuk memastikan para mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Timur Tengah mendapatkan dukungan yang memadai, baik secara finansial maupun pembinaan karakter. Melalui Beasiswa Cendekia ini, kami ingin melahirkan generasi cendekia Muslim yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa," ujar Subhan dalam laman BAZNAS dikutip Rabu (29/10/2025).

Selain memberikan bantuan biaya hidup, Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah juga memberikan pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.

"Selain bantuan biaya hidup, penerima juga akan mendapatkan seragam PDH, pendampingan dan mentoring bulanan, serta dukungan untuk mengikuti konferensi atau kompetisi internasional. Kami ingin mereka tumbuh menjadi mahasiswa yang aktif, produktif, dan membawa nama baik Indonesia di kancah global," jelasnya.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif jenjang S1 dan terbuka juga untuk S2. Adapun tersedia bantuan biaya hidup sebesar Rp1.000.000 per bulan selama maksimal dua tahun.

"Kami berharap para penerima beasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi, dan setelah lulus nanti, dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan pembangunan bangsa," ujar Subhan.

Manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025
Para penerima beasiswa akan mendapat bantuan sebagai berikut:

1. Uang saku Rp1.000.000,00/bulan/peserta sampai maksimal 2 tahun studi* (evaluasi dilakukan setiap semester)

2. Pembuatan seragam

3. Pembinaan bulanan dari BAZNAS dan Mitra BAZNAS

4. Dukungan konferensi/kompetisi

Syarat dan Ketentuan Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.

2. Muslim/Muslimah.

3. Laki-laki/Perempuan.

4. Terbuka untuk seluruh mahasiswa aktif tingkat 1-4 atau semester 1-8 dibuktikan dengan surat keterangan aktif atau kartu tanda mahasiswa yang masih berlaku.

5. Diutamakan jenjang S1 dan terbuka jenjang S2.

6. Tidak sedang menerima beasiswa.

7. Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapatkan beasiswa.

8. Berprestasi baik secara akademik maupun non akademik.

9. Memiliki hafalan Al-Qur'an.

10. Melampirkan ijazah SMA/pendidikan terakhir.

11. Melampirkan transkrip nilai terakhir.

12. Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat (format terlampir).

13. Surat Pernyataan (format terlampir).

14. Membuat esai "Kuliah di Timur Tengah dan Kontribusi Pasca Lulus" (cek ketentuan esai).

15. Mengikuti rangkaian proses seleksi beasiswa.

16. Melengkapi seluruh dokumen persyaratan sesuai ketentuan.

Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025
Pendaftaran online 28 Oktober - 7 November 2025

Seleksi Berkas 8 - 15 November 2025

Pengumuman Seleksi Berkas 26 November 2025

Seleksi Wawancara 28 - 30 November 2025

Pengumuman Kelulusan Final: 10 Desember 2025

Berita Politik

 


LEMBAGA riset IndexPolitica Indonesia merilis hasil survei mengenai calon presiden, calon wakil presiden, hingga partai politik untuk Pemilihan Umum atau Pemilu 2029. Nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berada di posisi kedua dalam kategori elektabilitas calon presiden, tepat setelah Presiden Prabowo Subianto.

Dalam survei ini, Purbaya bahkan mengalahkan figur politik seperti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hingga Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

“Untuk top of mind calon presiden 2029 Prabowo Subianto berada di urutan pertama dengan 40,12 persen, di peringkat kedua adalah Purbaya Yudhi Sadewa dengan 22,50 persen,” kata Direktur Eksekutif IndexPolitica Indonesia Denny Charter, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 29 Oktober 2025.

Menyusul Prabowo dan Purbaya, Anies menempati posisi ketiga dengan 13,40 persen. Di peringkat keempat adalah Ganjar dengan 7,12 persen. Sementara itu, elektabilitas Wakil Presiden Gibran sebesar 4,80 persen atau masih di bawah Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono yang sebesar 5,12 persen.

Survei elektabilitas calon presiden 2029 itu juga memunculkan nama-nama seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (2,50 persen), Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (1,12 persen), Mohammad Mahfud Mahmodin atau Mahfud Md (0,10 persen), serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (0,10 persen).

Tak hanya itu, nama Purbaya juga muncul dalam survei elektabilitas calon wakil presiden. Purbaya menempati posisi tertinggi dengan 28,65 persen. Dia mengalahkan sejumlah tokoh politik seperti Dedi Mulyadi (20,15 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen) dan Gibran (12,35 persen).

Denny Charter menyebut fenomena elektabilitas Menteri Keuangan Purbaya ini sebagai Purbaya efect.  Dalam waktu singkat, Denny berkata Purbaya berhasil mendapatkan popularitas yang tinggi dengan kebijakan dan tindakannya saat mulai menjabat sebagai Menteri Keuangan RI.

Adapun survei IndexPolitica bertajuk Menakar Persepsi Masyarakat terkait Isu Politik Menuju Pemilu 2029 ini dilakukan pada 1 hingga 10 Oktober 2025 dengan metode multistage random sampling. Survei dilakukan dengan kuesioner yang terdiri dari kurang lebih 72 pertanyaan dengan jumlah sample 1.610 responden. IndexPolitica menyatakan tingkat kesalahan atau margin of error survei ini 1,6 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Mengapa ada negara yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri?

 Mengapa ada negara yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri? Tidak semua negara di dunia mampu memenuhi seluruh kebutuhannya secara ma...